PSIKOLOGI REMAJA DAN PERMASALAHANNYA

Amita Diananda(1*),

(1) STIT Islamic Village Tangerang
(*) Corresponding Author

Abstract


Rentang usia remaja adalah 10 tahun sampai 21 tahun menurut beberapa ahli. Fase remaja adalah fase peralihan dari fase anak-anak menuju masa dewasa. Karakteristik yang bisa dilihat adalah adanya banyak perubahan  yang terjadi baik itu perubahan fisik maupun psikis. Perubahan fisik yang dapat dilihat adalah perubahan pada karakteristik seksual seperti pembesaran buah dada, perkembangan pinggang untuk anak perempuan sedangkan anak laki-laki tumbuhnya kumis, jenggot serta perubahan suara yang semakin dalam. Perubahan mentalpun mengalami perkembangan. Pada fase ini pencapaian identitas diri sangat menonjol, pemikiran semakin logis, abstrak, dan idealistis. Periode ini disebut fase pubertas (puberty) yaitu suatu periode dimana kematangan kerangka atau fisik tubuh seperti proporsi tubuh, berat dan tinggi badan mengalami perubahan serta kematanagan fungsi seksual yang terjadi secara pesat terutama pada awal masa remaja. Kebutuhan lain dari remaja adalah teman sebaya, dimana teman sebaya adalah sangat penting bagi remaja untuk mengenal dunia diluar keluarga. Namun dalam interaksinya, remaja sering mengalami tekanan untuk mengikuti teman sebaya atau yang disebut konformitas (conformity) yang sangat kuat. Konformitas ada yang positif dan negatif. Konformitas muncul ketika individu meniru sikap, atau tingkah laku orang lain dikarenakan ada tekanan nyata maupun yang tidak nyata. Perilaku remaja yang menyimpang seperti berbuat onar, mencuri dan lain lain perlu mendapat perhatian khusus bagi orangtua, guru dan pemerhati pendidikan.  Pertentangan  dan pemberontakan adalah bagian alamiah dari kebutuhan para remaja untuk menjadi dewasa yang mandiri dan peka secara emosional

Keywords


Fase remaja, Teman sebaya, Konformitas

Full Text:

PDF

References


Alex Sobur, Psikologi Umum Dalam Lintasan Sejarah, (Bandung: Penerbit Pustaka Setia, 2003).

Carole Wade dkk, Psikologi, (Jakarta: Penerbit Erlangga, 2016).

JaniceJ. Beaty, Observasi Anak Usia Dini, (Jakarta: Kencana Prenadamedia, 2013).

Darmiyati Zuhdi, Pendidikan Karakter (Yogyakarta: UNY Press, 2009)

Dony Kusuma, Pendidikan Karakter, (Jakarta: Grasindo, 2004).

John W Santrock, Life Span Development, Perkembangan Masa Hidup, (Jakarta: Erlangga, 2002). Jilid

http://ekaagustianip.blogspot.co.id/2013/10/kriminalitas-remaja.htmlwww.depkes.go.id

Jos Masdani, Perkembangan Anak, Psikologi bagian Psikiatri F.K. U.I (Majalah Psikologi Populer anda).

John W. Santrock, Life-Span Development Perkembangan Masa Hidup, (Jakarta: Penerbit Erlangga, 2002). Jilid.2

John. W. Santrock, Remaja, (Jakarta: Penerbit Erlangga, 2002).

Oos M Anwas, “Televisi Mendidik Karakter Bangsa: Harapan dan Tantangan”, dalam jurnal Pendidikan dan kebudayaan, (Jakarta: Balitbang Pendidikan Nasional. Vol.16. Edisi Khusus III, Oktober 2010).

Ruqayyah Waris Masqood, Mengantar Remaja Ke Syurga, (Bandung, Penerbit Mizan, 1998).

Sayyid Muhammad Az-Za’Balawi, Pendidiksn Remaja antara Islam dan Ilmu Jiwa, (Jakarta, Gema Insani, 2007).

Teressa M. Mc Devitt, Jeanes Ellis Omrod, Child Development and Education, (Colombos Ohio, Merril Prentice Hall,2002).

Zubaidi, Desain Pendidikan Karakter Konsepsi dan Aplikasinya dalam Lembaga Pendidikan, (Jakarta: Penerbit Kencana, 2011).


Article metrics

Abstract views : 121 | views : 93


DOI: https://doi.org/10.33853/istighna.v1i1.20

DOI (PDF): https://doi.org/10.33853/istighna.v1i1.20.g21

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2019 Amita Diananda

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.